RAKOR STRATEGI PENANGANAN TKI BERMASALAH

Makassar. Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Provinsi Sulsel, Ir.Denny Irawan Saadi,M.Si, membuka acara secara resmi Rapat Koordinasi Strategi Penanganan  TKI Bermasalah pada hari Kamis – Jum’at tanggal 27 – 28  Juli 2017 di Makassar Golden Hotel jln. Pasar Ikan No. 52 Makassar, dengan peserta berjumlah + 80 Orang yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kesehatan Kab/Kota, Dinas Sosial Kab / Kota, Bagian Kesra Kab/Kota dan perwakilan BNP2TKI Kota Makassar.

Denny Irawan dalam sambutannya mengatakan pada tahun 2016 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengirimkan TKI ke luar negeri yang mencapai 1.173 jiwa di berbagai negara tujuan antara lain Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Hongkong. Uni Emirat Arab, Qatar, Quwait dll,

“Penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri tentunya membawa keuntungan bagi negara karena devisa yang telah dihasilkan, namun disisi lain berbagai permasalahan dan berbagai kasus yang dialami oleh tenaga kerja Indonesia di luar negeri seperti tindakan kekerasan fisik, pemerkosaan bahkan sampai kasus pembunuhan. Oleh karena itu Pemerintah harus hadir dalam melindungi pahlawan devisa  sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 39 tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri.” pungkasnya.

Sementara itu Kabag Kesejahteraan, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan Keluarga Berencana Biro Kesejahteraan Setda Prov. Sulsel, Andi Hasnul Hasanuddin,SH,M.Si melaporkan maksud dan tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk merumuskan dan mencari solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi oleh tenaga kerja Indonesia khususnya TKI asal Sulawesi Selatan yang berada di luar negeri./n

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *