Visi, Misi dan Tujuan

  Visi:  
  Terwujudnya Koordinasi, pembinaan, fasilitasi,  penyusunan dan penyelenggaraan kebijakan Bidang Kesejahteraan Rakyat Dalam Mendukung Sulawesi Selatan Sebagai Pilar Utama Pembangunan Nasional  
  Pemaknaan Visi tersebut mengandung makna sebagai berikut :  
 
1.

 

Koordinasi, dimaknai sebagai peningkatan koordinasi antar lembaga terkait secara terpadu dan kompfrehensif dalam melakukan penyusunan dan penyelenggaraan kebijakan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
2. Pembinaan, diartikan sebagai pembinaan secara sustainable dalam  rangka  mengatasi berbagai persoalan-persoalan terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat.
3. Fasilitasi, diartikan sebagai melakukan fasilitasi dalam bentuk pemberian dukungan sarana dan prasarana guna mengoptimalkan penyelenggaraan kebijakan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
4. Penyusunan dan Penyelenggaraan Kebijakan dimaknai sebagai upaya mempertajam perencanaan program dan kegiatan  serta singkronisasi kebijakan pembangunan bidang kesejahteraan.
5. Pilar Utama Pembangunan Nasional dimaknai sebagai upaya mewujudkan Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2018 sebagai barometer pembangunan nasional.
 
     
  Misi :  
  Misi adalah suatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh Biro Bina Kesejahteraan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Perumusan Misi Biro Bina Kesejahteraan ditetapkan sebagai berikut :

1. Meningkatkan harmonisasi dan jejaring koordinasi antar sektor dalam mendukung pembangunan Kesejahteraan Rakyat di Sulsel.
2. Meningkatkan koordinasi, pembinaan dan fasilitasi pelaksanaan kebijakan pembangunan Kesejahteraan Rakyat di Sulsel.
3. Membangun pola kemitraan dan jejaring sosial bagi seluruh penyelenggara pembangunan Kesejahteraan Rakyat di Sulsel.
4. Meningkatkan kualitas SDM Biro Bina Kesejahteraan setda Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung peningkatan kinerja yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 
     
  Tujuan :  
  Tujuan adalah yang akan dicapai atau dihasilkan dalam rentang waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahunan. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi. Berdasarkan hal tersebut, Biro Bina Kesejahteraan menetapkan tujuan sebagai berikut:

1. Meningkatkan pelayanan koordinasi yang berkaitan dengan perumusan kebijakan, menyangkut dengan pengembangan dan kebijakan sosial, perlindungan sosial, kerawanan sosial, urbanisasi dan migrasi, pemuda, olahraga, pendidikan dan seni budaya;
2. Meningkatkan pembinaan yang berkaitan dengan pengembangan dan kebijakan sosial, perlindungan sosial, kerawanan sosial, urbanisasi dan migrasi, pemuda, olahraga, pendidikan dan seni budaya;
3. Meningkatkan dukungan fasilitasi, yang berkaitan dengan pengembangan dan kebijakan sosial, perlindungan sosial, kerawanan sosial, urbanisasi dan migrasi, pemuda, olahraga, pendidikan dan seni budaya;
4. Meningkatkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi, yang berkaitan dengan pengembangan dan kebijakan sosial, perlindungan sosial, kerawanan sosial, urbanisasi dan migrasi, pemuda, olahraga, pendidikan dan seni budaya;
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *